Kamis, 01 Juli 2021

KODE ETIK JURNALISTIK "KASUS AGNI"

 Analisis Kode Etik Jurnalistik pada Majalah Balairung Kasus Agni 

        Berdasarkan kode etik jurnlistik pasal 4 yang menyatakan  "Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul"  dari pasal tersebut diperingatkan wartawan tidak boleh membuat berita cabul. Dalam tulisan Balairung pada kasus Agni sangat kurang pantas ketika menjelaskan kejadian  pelecehan seksual yang dialami oleh korban. Penulisan berita tersebut dapat dikatakan tidak senonoh atau cabul karena dijelaskan dengan detail, dan bisa saja tulisan tersebut dibaca oleh anak di bawah umur atau disalahgunakan oleh orang-orang untuk kepentingan pribadi. Seperti halnya dikatakan (Evi Mariani, 2018) bahwa etika standar untuk kasus kekerasan seksual mengandung dua hal krusial. Pertama, lindungi identitas korban, bukan hanya nama tapi juga informasi lain yang bisa membuka identitasnya (nama sekolah, tempat tinggal). Kedua, jangan tulis peristiwa secara sensasional, yang malah mengobjektifikasi korban lagi. Maka penyebutan organ-organ seksual tubuh memang biasanya menjadi tabu.

        Maka penulisan berita tentang peristiwa kekerasan seksual haruslah hati-hati, dan perlu banyak pertimbangan. Semua itu jelas dilakukan demi kepentingan posisi korban yang lemah. Penulisan berita tentang kejadian seperti itu harus condong ke korban, karena apabila pembelaan tidak condong pada korban bisa mengakibatakan pelaku semakin berkuasa dan tidak jera atas perbuatannya. Kode etik jurnalistik juga mengatur mengenai pentingnya perlindungan privasi korban kejahatan seksual. Disebutkan pada pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan”. Dengan menyebutkan identitas korban asusila, wartawan secara tidak langsung telah ikut menyebarluaskan informasi yang merusak nama baik korban dan secara tidak langsung telah merusak masa depan korban asusila itu sendiri. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  "Ritual Bunga Mawar" Cerita: Di kota Solo, terdapat sebuah tradisi kuno yang dilestarikan dari generasi ke generasi, yaitu ...