Kamis, 11 November 2021

Menulis Featur UTS Jurnalistik

 

“Kaliwungu Gelar Vaksin Berhadiah”

Saat ini vaksin lagi gencar-gencarnya dilaksanakan, mengingat vaksinasi Covid-19 sangat dianjurkan pemerintah agar memperkuat imunitas tubuh dan terhindar dari virus yang berbahaya. Tapi disisi lain tentunya tetap ada beberapa orang yang takut untuk di vaksin, ada yang takut karena efek sampingnya, yang katanya bisa membuat orang hingga meninggal dunia. Ada juga yang takut karena jarum suntik. Mau muda atau tua rasa takut tentunya ada, hal tersebut membuat mereka memutuskan tidak mau di vaksin atau menunda untuk di vaksin. Jadi tidak heran jika masih banyak orang belum di vaksin.

Berbagai cara dilakukan agar masyarakat mau berbondong-bondong untuk di vaksin. Nggak jarang cara yang dilakukan untuk memikat masyarakat itu cukup unik. Seperti yang dilakukan oleh Djarum Foundation yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang, mereka melakukan gerakan vaksin keliling yang bertujuan untuk mempercepat proses vaksinasi di Kabupaten Semarang. Vaksin ini berbeda dengan vaksin-vaksin yang telah dilakukan di Kaliwungu sebelumnya, karena upaya yang dilakukan cukup menarik masyarkat.

Vaksin keliling akan hadir di 12 kecamatan, yang pastinya ada di Kaliwungu. Vaksin keliling ini sudah bisa kalian dapatkan dengan datang langsung ke sentra vaksinasi Kaliwungu yang berada di balai desa Papringan pada Rabu 20 Oktober 2021 untuk dosis satu, kemudian 19 November untuk dosis dua. Total kuota yang akan diberikan oleh tim vaksin keliling kurang lebih ada 2.700 dosis Sinovac. Vaksin satu telah dilaksanakan di balai desa Paringan dan dihadiri sekitar 170 orang, suasana saat itu cukup ramai karena warga terus berdatangan. Orang-orang yang hadir sangat antusias dari mulai anak-anak sampai dewasa.

Hal yang menarik dari vaksinasi ini yaitu adanya hadiah atau doorprize, meliputi 4 unit sepeda motor dan 40 sepeda gunung. Hadiah menarik tersebut sudah disediakan oleh panitia, nah untuk mendapatkan doorprize ini syaratnya cukup mudah, warga hanya perlu datang ke balai desa Papringan, dengan ketentuan usia minimal 12 tahun, dalam keadaan sehat, membawa KTP/KK, membawa kartu vaksin pertama, menyediakan no HandPone yang aktif, selanjutnya yang terakhir pastinya menerapkan protokol kesehatan.

Menurut masyarakat yang hadir vaksin ini menjadi kesempatan, “kapan lagi kan vaksin bisa menangin hadiah motor” Ujar Aulia. Ada juga yang beranggapan “untung ikut vaksin disini siapa tau kan rezeki” tanggapan Dian. Secara tidak langsung upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Semarang cukup membuat warga antusias dan mau divaksin.

Dari setiap orang yang mendaftar untuk vaksin akan mendapatkan satu kupon, kupon itulah yang nantinya akan diundi oleh panitia. Proses undian akan dilaksanakan setelah selesai pemberian vaksin dosis ke dua yaitu tanggal 19 November 2021 yang akan datang. Sekarang warga cukup berdoa saja siapa tau memang rezeki anda membawa hadiah berupa sepeda motor dan sepeda gunung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  "Ritual Bunga Mawar" Cerita: Di kota Solo, terdapat sebuah tradisi kuno yang dilestarikan dari generasi ke generasi, yaitu ...